Manfaat Gerakan Sholat bagi Kesehatan

Sholat merupakan ibadah yang wajib hukumnya bagi setiap muslim. Ibadah sholat juga merupakan tiang agama yang dimulai dari takbirotul ikhram dan di akhiri dengan salam, jika tidak dilaksanakan maka runtuhlah tiang-tiang itu. Sholat juga bisa dikatakan kebutuhan bagi umat muslim.

Nah, ternyata gerakan – gerakan solat mempunya banyak manfaat bagi kesehatan manusia, bahkan gerakan solat adalah gerakan proporsional bagi anatomi tubuh manusia, bahkan dari sisi medis sholat adalah obat dari segala macam penyakit.

Berikut manfaat gerakan sholat

  1. Takbirotul ikhrom

Continue reading »

Ketahanan Nasional

Suatu Negara yang dibentuk/didirikan pasti memiliki tujuan. Tujuan Negara Indonesia tercantum di pembukaan Undang Undang Dasar 1945 pada alenia 4, yang biasa disebut sebagai Ultimate Goal. Tujuan tersebut dibedakan menjadi 2, yaitu internal dan eksternal.

Tujuan yang bersifat internal, antara lain :

  • Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  • Memajukan kesejahteraan umum.
  • Mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tujuan yang bersifat eksternal, yaitu : Continue reading »

Pegertian Interaksi Sosial menurut para Ahli

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

  • Gilin: Pengertian interaksi sosial menurut gillin bahwa interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yangdinamis yang menyangkut hubungan antarindividu dan kelompok atau antarkelompok.
  • Macionis: Menurut Macionis bahwa pengertian interaksi sosial adalah proses bertindak dan membalas tindakan yang dilakukan seseorang dalam hubungan dengan orang lain.
  • Soerjono Soekanto: Pengertian interaksi sosial menurut Soerjono Soekanto bahwa interaksi sosial adalah proses sosial mengenai cara-cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu serta menentukan sistem dan hubungan sosial Continue reading »

Jenis – Jenis Informasi

Informasi dapat di kelompokan menjadi 2 jenis

Yakni informasi lisan dan informasi terekam.

Informasi terekam juga dibedakan antara yang ilmiah dan yang tidak ilmiah

  1. Informasi tidak ilmiahInformasi tidak ilmiah hanya berupa informasi biasa yang banyak tersedia di mana-mana seperti misalnaya informasi tentang meninggalnya seorang yg dimuat di surat kabar, informasi dalam bentuk berita keluarga, iklan komersial yang di pasang di berbagai media.
  2. Informasi Ilmiah

Continue reading »

Tujuan Thesaurus

Dalam Encyclopedia of Library and Information Science Vol. 30 (1970) dikutip Lalu Anwar (2000) diuraikan bahwa yang menjadi tujuan utama disusunnya thesaurus, antar lain adalah sebagi berikut :

1. Untuk memberikan gambaran tentang bidang ilmu pengetahuan tertentu, menunjukkan pengertian atau ide tentang konsep yang saling berhubungan, untuk membantu pengindeks atau peneliti dalam memahami struktur bidang ilmu pengetahuan tersebut.
2. Untuk menyediakan kosa kata yang standar untuk bidang subyek tertentu yang dipergunakan oleh para pengindeks sacara konsisten pada saat menyusun entri indeks dalam rangka penyimpanan dan atau dalam proses temu kembali informasi.
3. Untuk menyediakan sebuah sistem referensi antara istilah yang telah dipastikan hanya mempunyai satu bentuk sinonim yang digunakan untuk mengindeks sebuah dokumen. Continue reading »

Fungsi Thesaurus

Thesaurus dapat berfungsi sebagai sistem untuk mengolah informasi dan sarana temu kembali informasi yang berbasis komputer. Sebagai sistem pengelolaan informasi, thesaurus dapat berfungsi sebagai pedoman dalam mengolah dokumen seperti pembuatan indeks dan penentuan tajuk. Sebagai sarana temu kembali informasi, thesaurus terdiri dari komponen-komponen pokok yang dapat digunakan dalam sistem temu kembali informasi seperti struktur kosa kata kendali dan sistem acuan (misal ; Gunakan : ….., Gunakan Untuk : …… dsb.).

Dalam proses temu kembali informasi berbasis komputer, pemakai harus menyediakan pertanyaan (query) yang diperlukan dengan menggunakan kata kunci (keyword). Thesaurus menyediakan daftar kata-kata kunci yang disusun secra alpabetis dengan sinonim yang berdekatan dan sering dikembangkan untuk mencakup beberapa indikasi dari istilah yang luas (broader term) dan istilah khusus (narrower term). Dengan kata lain bahwa thesaurus dalam fungsinya sebagai sarana temu kembali informasi, bahwa kosa kata yang terdapat dalam thesaurus dapat dipergunakan sebagai kata kunci (key word) untuk membuat pertanyaan (query) dalam proses temu kembali informasi seperti dilakukan dalam pengoperasiaan Boolean Logic. Continue reading »

Perbedaan Tajuk Subjek dan Tesaurus

  1. tajuk subjek secara imlisit tidakmenyebutkan hubungan hirearkis dar masing masing subjek melainkan disusun hanyaberdasarkan abjad,sedangkan dalam tajuk subjek untuk meunjukkan hubungan hiearkis digunakan acuan lihat dan lihat juga.
  2. istilah istlah pada tesaurus yang berbentuk kata majemuk dapat ditulis dengan apa adanya.sedangkan dalam tajuk subjek bisa dibalik.
  3. daftar tajuk subjek dalam penyajiannya teridir atas satu bagan utama saja yaitu susunan alpabetis sedangkan tesaurus paling tidak terdiri  atas du bagian yaitu bagan hirearkis dan alpabets kadangkala  ada bagan berkelas.

Jenis – Jenis Tajuk Subjek

JENIS-JENIS TAJUK SUBJEK

Berikut ini adalah jenis-jenis tajuk subjek :

1. Tajuk Utama

Tajuk utama merupakan konsep tunggal/sederhana, yang dapat berupa sebagai berikut.

  • Tajuk kata benda tunggal.
  • Istilah yang paling dikenal
  • Istilah paling banyak pada katalog
  • Istilah yang paling spesifik

Misalnya: Ekonomi, Hukum, Politik, dan sebagainya. Continue reading »

Pengertian Sosiologi Menurut para Ahli

1. Auguste Comte

Menurut Auguste Comte sosiologi berarti suatu studi positif tentang hukum – hukum dasar dari berbagai gejala social yang dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis.
Auguste Comte adalah seorang ahi filsafat berkebangsaan Prancis yang pertama kali itu menggunakan istilah sosiologi pada tahun 1839. Auguste Comte menggunakan istilah sosiologi sebagai pendekatan khusus untuk mempelajari tentang masyarakat. Auguste Comte juga dikenal sebagai “Baoak Sosiologi” karena member banyak sumbangan yang begitu penting terhadap sosiologi.

2. Roucek dan Warren

Menurut Roucek dan Warren sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia atau kelompok

3. Pitirim A. Sorokin

Menurutnya sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala social (misalnya gejala ekonimi, keluargaan gejala moral). Sosiologi juga merupakan ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala social dengan gejala non-sosial. Selain itu sosiologi juga merupakan ilmu yang mempelajari ciri – ciri umum semua jenis gejala – gejala sosial lain.

4. Emile Durkheim

Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta – afakta sosial, yakni faka yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperaasaan yang berada diluar individu dimana fakta – fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu

Modal Auxiliary

Pengertian

Modal Auxiliary verb adalah kata yang ditempatkan sebelum main verb (kata kerja utama) untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Fungsinya untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).

kata bantu kerja antaralain : cancouldmaymightwillwouldshallshouldmust, dan ought to (phrasal modal verb).

Fungsi dan Contoh kalimat Modal Auxiliary

Fungsi Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb
Can
Can digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) You can buy anything with your money but you can not buy love.
(Kamu dapat membeli apapun dengan uangmu tapi kamu tidak dapat membeli cinta)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission) Can I borrow your car for one night?
(Bisakah saya meminjam mobilmu selama satu malam?)
Could
Could digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) dimasa lalu (past). You could run faster than me two years ago.
(Kamu dapat berlari lebih cepat dari saya dua tahun lalu.)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu dimasa lalu (past) atau masa depan (future). Could I use your computer to print and scan?
(Bolehkah saya memakai komputermu untuk print dan scan?)
May
May untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future). He may work out and consume healthy food every day.
(Dia mungkin berlatih dan mengonsumsi makanan sehat setiap hari.)
You may forget the embarassing incident tomorrow.
(Kamu mungkin melupakan insiden memalukan itu besok.)
Modal verb ini untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb can. May I go home now?
(Bolehkah saya pulang sekarang?)